Platform Pengajuan dan Pemantauan RSKKNI
Platform terpusat untuk mengelola proposal RSKKNI (Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia), dokumen, verifikasi, persetujuan, dan publikasi.

Ringkasan
Platform ini menyederhanakan seluruh siklus pengajuan RSKKNI—mulai dari perencanaan dan perumusan hingga peninjauan dokumen, persetujuan, dan publikasi—dalam satu dasbor berbasis peran.
Masalah
Proses pengajuan RSKKNI mencakup banyak tahapan, dokumen, peninjau, dan peran kelembagaan. Tanpa sistem terpusat, pemantauan perkembangan, penilaian kesiapan dokumen, dan koordinasi antartim dapat berjalan lambat serta rentan kesalahan.
Solusi
Saya membangun dasbor berbasis peran yang memusatkan perencanaan proposal, verifikasi, penelaahan hukum, persetujuan, penandatanganan, dan publikasi.
Galeri Project

Alur Pengusulan RSKKNI
Perencanaan
Perumusan
Verifikasi internal
Verifikasi eksternal
Konvensi
Persetujuan
Penelaahan hukum
Penandatanganan
Penerbitan RSKKNI
Fitur Utama
Dasbor berbasis peran dengan ringkasan KPI, distribusi status, tren bulanan, dan antrean kerja berdasarkan prioritas.
Alur perencanaan proposal dan dokumen yang mencakup draf, persyaratan, perumusan, verifikasi, konvensi, persetujuan, dan penelaahan hukum.
Verifikasi internal dan eksternal yang dilengkapi revisi, komentar, riwayat aktivitas, dan pemantauan SLA.
Persetujuan, penelaahan hukum, penandatanganan, dan publikasi dengan status tahapan yang jelas.
Perangkat operasional untuk pelaporan, catatan audit, layanan bantuan, administrasi pengguna, data induk, dan pengelolaan berkas.
Kontribusi Saya
Merancang alur kerja RSKKNI secara menyeluruh, dari perencanaan hingga publikasi.
Membangun dasbor berbasis peran untuk pengusul, admin lembaga, verifikator, penelaah hukum, admin, dan superadmin.
Mengembangkan alur utama untuk proposal, dokumen, verifikasi, revisi, pelaporan, dan administrasi.
Membangun riwayat aktivitas dan tampilan pemantauan yang memudahkan audit.
Highlight Teknis
Arsitektur berbasis Next.js dan React dengan kontrol akses terperinci berdasarkan peran.
Pemodelan data dan migrasi PostgreSQL menggunakan Drizzle ORM dan Drizzle Kit.
Autentikasi dan pengelolaan sesi menggunakan Better Auth.
Penyimpanan dokumen yang kompatibel dengan S3 menggunakan URL bertanda tangan.
Analitik operasional menggunakan Recharts serta ekspor dalam format PDF, Excel, dan CSV.
Lingkungan berbasis Docker dan otomatisasi CI/CD menggunakan GitLab.
Dampak
Memusatkan siklus pengajuan RSKKNI ke dalam satu platform operasional.
Mengurangi koordinasi manual pada tahap pengajuan, verifikasi, penelaahan hukum, dan persetujuan.
Meningkatkan visibilitas dokumen, akuntabilitas peninjauan, dan keterlacakan status.